Secuil Kisah Hidupku

Hidup Adalah Film Terbaik

Gara - Gara Kartu

Ini sebenernya cerita lama sih, beberapa bulan di akhir tahun 2011.

Hari itu hari Rabu, kuliah ke 3-ku sudah selesai mulai jam 07.00 sampai jam 14.30. Tetapi teman-temanku mash ada 1 kuliah lagi. tanpa pikir panjang seorang teman mengajak yang lainnya untuk ke payung di daerah deket songgoriti (Batu), aku yang sudah selesai kuliah langsung ikut saja.
Mereka semua yang masih kuliah langsung bolos gara-gara mau ke payung.
Ada 8 orang totalnya yang berangkat. Perjalanan memang diwarnai hujan saat di Batu. Yang awalnya hanya mendung tapi temen-temen semua tetap nekat berangkat sambil hujan-hujan.

Waktu itu aku dan salah 1 temen nyusul. Pas hujan sudah terang aku langsung berangkat dari rumah.
Tibanya di sana langsung diajak main kartu. Ya akupun langsung ikut.
Pertama main biasa, lama-lama kita yang ber-4 main kartu dengan taruhan, di payung yang saat itu habis hujan pasti sangat dingin.
Taruhannya pertama yaitu yang kalah lepas jaket. Ditaruhan pertama aku kalah, langsung lepas jaket. Kemudian yang kalah jongkok, aku juga kalah lagi.

Kemudian saat akan pulang taruhan dinaikkan yaitu lepas baju dari payung sampai Batu, kita ber-4 pun lansgung menyetujui. Saat perhitungan minus (-) ke-2 temenku aman tinggal aku dan 1 temen, pas dihitung ternyata hanya selisih 1 aku yang menang dan temenku itu gak pake baju dari payung sampai alun-alun Kota Batu.

Gara-gara kartu.
Fotonya ada di atas itu,
(dari kiri ke kanan) Husni, Andi, Angga (jongkok), Galih, Dhama (yg lepas baju), aku, Rizki, & Yogi.

Liburan Kali Ini

Liburan kali ini ya seperti biasa.
Semua rencana liburan semester yang sudah direncanakan malah batal.
Rencananya sih mau ke Bali sama temen-temen kuliah naik sepeda motor. Sudah lama ngomong ke mama boleh ikut, tapi pas mau deket hari H ngomong ke papa kok malah gak boleh.
Ya jadi gak berangkat. Katanya bahaya, resikonya tinggi, cuaca gak mendukung. Ya banyak alasan gitu deh.
Akhirnya temen-temen pun tetep berangkat ke Bali naik sepeda motor meskipun cuma orang 8.

Tapi di liburan kali ini, aku punya rencana lain meskipun gak berlibur. Rencananya hari minggu besok mau buat tatto. Yang buat itu juga temenku sendiri "Pak Bimo" namanya.
Orangnya memang senior dan sudah banyak pengalaman.
Kemarin itu alatnya sudah dibuatkan, meskipun sederhana tapi kalau orang yang mbuat berkualitas jadi percaya rasanya.
Kemarin juga tepat di tangan saya mencoba rasanya jarum tato meski hanya gambar garis kecil. Rasanya tidak sakit karena mesinnya bergerak cepat.
Mesin tato itu dubuat dari dinamo tamiya (mobil mainan)dengan kreatif. Jadi gak sabar nunggu besok hari Minggu. Meski sakit sedikit tidak masalah.
Semoga besok berjalan lancar waktu proses pembuatannya.

Inspirasi

Insipirasi...
Kadang-kadang inspirasi muncul dengan sendirinya
dan hilang juga dengan senidrinya
Tanpa kita sadari insipirasi itu muncul
Entah karena sesuatu benda ataupun makhluk hidup
Inspirasi dapat dituangkan dengan berbagai macam media
Bisa dengan expresi lukisan ataupun gambar
Bisa dengan musik dan lagu
Bisa dengan tulisan-tulisan ataupun coretan seperti ini
Ini inspirasiku...

Download

Download lagunya The Raisenick tinggal klik di sini ya.
Ada 6 track.
Meskipun live record dan sedikit tidak enak untuk didengar tetapi tetap selamat menikmati, enjoy it.

Live Record

Live record.
Hari ini tepatnya sore tadi The Raisenick live record di Welli Studio.
The Raisenick itu bandku, beranggotakan aku (bassist - vokal), Edo (drumer), tito (gitaris - vokal).

Kepikiran pas kemarin dulu pas Tito pulang ke Batu (dari Semarang kuliah) tiba-tiba di Welli stuido ada tulisannya Live record itu hanya 50.000 rupiah. Langsung Edo ngajak rekaman.
Ya kita semua mau dong nyoba live record buat pengalaman.

Tepatnya tadi hanya ada 1 microphone, biasanya kalau latihan kita pakai 2 microphone.
Sebenrenya ada 2 microphone tetapi yang 1 tidak ada standmicnya, jadi gantian nyanyinya.
Jadinya pas gantian nyanyi itu kacau rekamannya, kalau masalah musicnya sudah lumayan bagus kok.
Apalagi suaranya kurang pas soalnya tadi di studio gak kedengeran suaranya, tapi pas dilihat direkaman suaranya jadi keras, malah bassnya gak kedengeran.

Ya gak apa-apalah dibuat pengalaman.
Kemudian lagunya masih proses editing, ditunggu saja, kalau sudah selesai editnya nanti ku upload kok lagunya, meski The Raisenick meng-cover lagunya orang lain.

Surabaya

Cerita kali ini tentang perjalananku dan temen-temen ke Surabaya.
Waktu itu hari Rabu aku kuliah mulai pagi sampek sore. Tiba-tiba aku dan temenku berbicara masalah "kapan mau ke Surabaya",
langsung tanpa pikir panjang temenku bilang "sekarang aja"
Aku : "yang bener"

Langsung waktu itu juga aku cepet-cepet makan siang dan setelah makan itu juga aku dan temen-temen berangkat. Ada Andi (Jablay), Galeh (Ben), Angga (Aming), Husni, dan Yogi (kebo). Kita siap-siap dulu di kosnya kebo.
Waktu itu aku sudah selesai kuliah tapi temen-temen sebenernya masih ada 1 kuliah lagi, akhirnya mereka ber-5 itu gak masuk kuliah, tapi malah ke Surabaya.

Waktu menunjukkan pukul 15.30.
Kita ber-6 pun langsung berangkat, perjalanan awalnya tidak macet tapi setelah sampai lawang rintik kecil hujan mulai menetes, kita pun masih tetep jalan terus.
Sampai di pandaan hujan deres pun mulai turun, kita semua berhenti di pinggir jalan untuk pakai jas hujan, setelah itu jalan lagi meskipun hujan deres.
Sampai di porong jalan bener-bener macet total, meski sudah terang tapi kita masih tetep pakai jas hujan.

Di kemacetan porong itu kita banyak yang ke pisah-pisah jalannya.
Sampai akhirnya aku dan jable nunggu di pinggir jalan sambil lepas jas hujan, eh yang muncul cuma kebo dan husni, aming dan ben menghilang.
Sampai di daerah sidoarjo hujan deres lagi kali ini lebo deres dari yang pertama kita berangkat. Dan aku dan jable ke pinggir jalan lagi untuk pakai jas hujan, sampai akhirnya kita ber-4 terseat di sidoarjo mencari aming dan ben gak ketemu.

Akhirnya ketemunya di pinggir jalan ke arah Surbaya.
Setelah ketemu kita langsung jalan lagi ke Surabaya, meskipun hujan deres, setelah masuk di Surabaya malah kebo dan husni yang ngilang. Langsung kita ber-4 yang masih ngumpul makan dulu dan setelah itu janjian sama yang terpisah langsung meuju TP.

Di TP akhirnya kita semua kumpul lagi, meskipun basah kuyup sepatu kita semua, kita sedikit gak PD masuk ke mallnya.
Lihat harganya sepatu di sana, wow.. sangat mahal.
Tapi beberapa temen dan aku dapet kaos kaki yang diskonan.

Setelah dari TP kita ke pisah lagi sama kebo dan husni, langsung deh janjian ke pasar malam di DTC.
Di pasar itu aku dapet sepatu yang ada gambarnya di atas, ya dapet harga murah kok setelah melalui perdebatan harga.
Temen-temen ada yang dapet ada yang tidak dapet.

Ya itu perjalanan pertamaku ke Surabaya naik sepeda motor di mana memakan waktu 3 jam untuk perjalanan disertai hujan deres.
Kita semua sampai Malang lagi pukul 02.00 dini hari. Jalannya sangat sepi waktu pulang itu.
Kemudian ada rencana lagi ke Bali naik sepeda motor, apa gak bakal ke pisah kayak ke Surabaya ya...
Di Surabaya aja begitu, ya kalau begitu dilihat nanti saja pas ke Bali.
Sekian cerita mengenai Surabaya.

Proposal Penelitian

Di sini aku gak njelasin masalah proposal penelitian, tapi aku mau njelasin urut-urutan membuat proposal penelitian.
Menurut dosenku metode penelitian S1, ini urut-urutan proposalnya :

I. Pendahulaun
1.1 Latar belakang masalah
1.2 Perumusan masalah
1.3 Tujuan penelitian
1.4 Manfaat penelitian

II. Tinjauan Pustaka
2.1 Tinjauan teoritis
2.2 Tinjauan empiris
2.3 Hipotesis (Bila menggunakan rumusan masalah deskriptif tidak ada hipotesis)

III. Metode Penelitian
3.1 Jenis penelitian
3.2 Lokasi penelitian
3.3 Populasi, sampel dan teknik sampling
3.4 Metode pengumpulan data
3.5 Variabel dan pengukuran
3.6 Skala pengukuran data
3.7 Uji hipotesis
3.8 Analisis data

Ya itulah urut-urutan proposal penelitian.
Semoga bermanfaat bagi yang mau membuat proposal penelitian ya.